NAMA DAN TIPE DATA DASAR DALAM PEMROGRAMAN

Friday, June 8, 2018

NAMA DAN TIPE DATA DASAR DALAM PEMROGRAMAN


Hello guys,
kali ini aku mau share tentang berbagai tipe data yang bisa diprogram. Data ini dapat dioperasikan dengan operator yang sesuai dengan tipe nya. Operator menspesifikasikan operasi apa saja yang dapat dilakukan terhadap peubah dan konstanta. Ekspresi mengkombinasikan data untuk menghasilkan nilai baru.
1. NAMA
Di dalam algoritma dan pemrograman, penamaan adalah konsep yang penting. Suatu objek diberi nama agar ia mudah diidentifikasi, dan dibedakan dari objek lainnya. Setiap nama tidak boleh ada 2 buah nama yang sama di dalam lingkup yang sama.
Beberapa aturan penamaan:
  • Nama harus dimulai dengan huruf alphabet, tidak boleh dimulai dengan angka, spaasi, atau karakter khusus lainnya.
  • Huruf besar/huruf kecil tidak dibedakan. Jadi, suatu nama yang ditulis dalam huruf besar atau huruf kecil dianggap sama.
  • Karakter penyusun nama hanya boleh huruf alphabet, angka, dan karakter garis bawah (underscore) dihitung sebagai sebuah huruf karena karakter ini bisa dibilang memudahkan untuk membaca algoritma.
  • Nama tidak boleh mengandung operator matematika, operator relasional, tanda baca, dan karakter khusus lainnya.
  • Karakter-karakter di dalam nama tidak boleh dipisah dengan spasi. Hal ini mengingat bahwa nama adalah kesatuan leksikal, maka setiap nama harus ditulis secara utuh. Spasi dapat diganti dengan karakter "_" (underscore).
  • Panjang nama tidak dibatasi.
2. TIPE DATA DASAR
Dalam dunia pemrograman, yang termasuk ke dalam tipe dasar adalah: bilangan bulat, bilangan riil, bilangan logika, karakter, dan string.
Bilangan Logika
Nama tipe bilangan logika adalah boolean. Bilangan logika hanya mengenal 2 nilai: benar (true) atau salah (false). Istilah "bilangan" pada "bilangan logika" dikarenakan kita dapat menyatakan benar dengan angka 1 dan "salah" dengan angka 0 (atau sebaliknya, bergantung konvensi yang kita buat).
Bilangan Bulat
Bilangan bulat sudah umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Bilangan bulat adalah bilangan yang tidak mengandung pecahan desimal, misalnya 34, 8, -12, 0, 392838, dst. Dan cara menuliskannya di bagian deklarasi adalah
Deklarasi
a ← integer
Rentang nilainya pun tidak terbatas, dari minus tidak berhingga sampai plus tidak berhingga.
Operasi
Operasi yang dilakukan terhadap bilangan bulat ada 2 macam, yaitu operasi aritmetika dan operasi perbandingan. Operator yang digunakan pada masing-masing operasi dinamakan operator aritmetika dan operator perbandingan (atau operator relasional).
a. Operasi Aritmetika
Operator aritmetika yang didefinisikan pada bilangan bulat adalah:
+ (tambah)
-  (kurang)
* (kali)
div (bagi)
mod (sisa hasil bagi)
Contoh:
3 + 10 (hasil = 13)
90 - 20 (hasil = 70)
5 * 3 (hasil = 15)
10 div 3 (hasil = 3)
10 mod 3 (hasil = 1)
20 div 5 (hasil = 4)
20 mod 5 (hasil = 0)
b. Operasi perbandingan
Operasi perbandingan terhadap bilangan bulat dengan salah satu operator relasional menghasilkan nilai boolean (true atau false) .
Operator perbandingan untuk bilangan bulat adalah:
<   (lebih kecil)
≤   (lebih kecil / sama)
>   (lebih besar)
≥   (lebih besar / sama)
=   (sama dengan)
≠   (tidak sama dengan)
Bilangan Riil

Bilangan riil adalah bilangan yang mengandung pecahan desimal, misalnya 3.65, 0.0002, 29.0 dan lain-lain. Semua konstanta bilangan riil harus mengandung titik. Nama tipe bilangan ini adalah real (dalam pemrograman yakni float). Dan cara menuliskannya dibagian deklarasi:
Deklarasi
b ← real
Rentang nilai juga tidak terbatas, dari minus tidak hingga sampai plus tidak hingga.
Operasi
Operasi yang dilakukan terhadap bilangan riil ada 2 macam, yaitu operasi aritmetika dan operasi perbandingan. Operator yang digunakan pada masing-masing operasi dinamakan operator aritmetika dan operator perbandingan.
a. Operasi Aritmetika
Operator aritmetika yang didefinisikan pada bilangan riil adalah:
+ (tambah)
-  (kurang)
* (kali)
       /  (bagi)
Contoh:
3.2 + 10.3  (hasil = 13.5)
90.0 - 20.0 (hasil = 70.0)
5.1 * 3.0 (hasil = 15.3)
       10.0 / 2.5 (hasil = 4.0)
        10.0 / 3.0 (hasil = 3.333...)
b. Operasi perbandingan
Operasi perbandingan terhadap bilangan riil dengan salah satu operator relasional menghasilkan nilai boolean (true atau false) .
Operator perbandingan untuk bilangan bulat adalah:
<   (lebih kecil)
≤   (lebih kecil / sama)
>   (lebih besar)
≥   (lebih besar / sama)
≠   (tidak sama dengan)
Karakter
 
Yang termasuk dalam karakter adalah semua huruf abjad, semua tanda baca, angka-angka, dan karakter-karakter khusus seperti '&', '^','%' dan sebagainya. Daftar karakter baku yang lengkap dapat dilihat di dalam tabel ASCII.  Nama tipe untuk karakter adalah char. Cara menuliskan di bagian deklarasi adalah:
Deklarasi
c ← char
Konstanta karakter harus diapit oleh tanda petik tunggal, misalnya : 'Y'    '&'     '9'     'p'
Hati-hati menuliskan bahwa '9' adalah karakter, tapi 9 adalah integer.
Operasi
Operasi yang dilakukan terhadap karakter yaitu operasi perbandingan. Operator yang berlaku untuk tipe karakter adalah:
<   (lebih kecil)
≤   (lebih kecil / sama)
>   (lebih besar)
≥   (lebih besar / sama)
=   (sama dengan)
≠   (tidak sama dengan)
String
String adalah untaian karakter dengan panjang tertentu. String sebenarnya bukan tipe dasar murni karena ia disusun dari elemen-elemen bertipe karakter. Namun, karena tipe string sering dipakai dalam pemrograman, maka string dapat diperlakukan sebagai tipe dasar. Cara mendeklarasikan :
Deklarasi
d ← string

Operasi
Operasi terhadap data bertipe string didefinisikan 2 macam:
a. Operasi penyambungan
Operator: +
Operator "+" yang dimaksudkan di sini berarti penyambungan. Bila a dan b adalah peubah bertipe string, maka a + b = ab.
Contoh:
'aaa' + ' bbb' + 'cc' = 'aaa bbbcc'
b. Operasi perbandingan
Operator :
<   (lebih kecil)
≤   (lebih kecil / sama)
>   (lebih besar)
≥   (lebih besar / sama)
≠   (tidak sama dengan)
Setelah mengetahui materi di atas, maka kita bisa memulai untuk membuat notasi dan source code dasar. Kali ini aku bahas 2 persoalan, yaitu : penjumlahan 3 bilangan dan menghitung luas bujursangkar
So, lets check it out  ↓
1.  Membuat Notasi Penjumlahan 3 Bilangan (3 4 7)
//Judul
Penjumlahan 3 bilangan
//Kamus
bil1   ← integer
bil2   ← integer
bil3   ← integer
jumlah ← integer
//Deskripsi
input ( bil1, bil2, bil3 )
jumlah ← bil1 + bil2 + bil3
output (jumlah)

Hasil sebagai berikut

Tanzz



2. Membuat notasi luas bujur sangkar

//Judul
Mencari luas bujur sangkar
//Kamus
sisi    ← integer
luas   ← integer
//Deskripsi
input (sisi)
luas ← sisi * sisi
output (luas)

Hasil sebagai berikut
 
Tanzz

 Silahkan dicoba ya, kalo ada kritik saran maupun pertanyaan bisa dikomen di kolom komentar 😁
Thank You !! Semoga bermanfaat 🙂

0 comments :

Post a Comment